Habari
Habari adalah CMS (Content Management System) terbaru untuk para blogger yang ingin merasakan nuansa baru, selama ini kita hanya mengenal wordpress, drupal, dan joomla. Iya... itulah CMS yang umum di gunakan oleh para blogger maupun webmaster, Oh iya ... Snews juga mulai banyak di gunakan di Indonesia, bukan hanya karena size-nya yang ringan, namun feature SEO Friendly-nya sangat menggoda. Awalnya siih blog ini mau saya pindahkan ke Snews 1.7, tapi gagal karena saya ingin mengenal habari lebih dekat, memang awalnya saya menggunakan habari, tetapi melihat perkembangannya yang cukup merambat, jadinya agak malas, terusin bahas habari ya ..! Habari ini diciptakan diatas code PHP 5, dimana Object Oriented-nya sangat membuat saya bingung dan makin tidak paham dengan bahasa ini, namun habari memberikan kemudahan yang sangat terasa, melakukan coding di habari semudah melakukan coding di wordpress, management folder habari hampir sama dengan drupal, belum lagi size-nya yang lebih ringan dibandingkan antara wordpress, dan drupal.
Feature standart yang terdapat pada habari ini diantaranya adalah :
- Modular, object-oriented core for easy extensibility
- Supports multiple database backends (MySQL, SQLite, PostgreSQL)
- Uses prepared statements throughout to protect against SQL injection attacks
- Media silos to directly access various ways of media storage, like Flickr, Viddler, or the server’s filesystem
- Atom Publishing Protocol support
- Multiple users (authors)
- Multiple sites on one installation
- Support for static content (”pages”)
- Plugins
- Tagging
- Importers for Serendipity and WordPress
Meskipun fiturnya tidak selengkap wordpress dan drupal, namun bagi saya sudah cukup bagus apalagi, back-end CMS ini lebih simpel dan tidak neko-neko. Jika blog kamu berasal dari wordpress atau serendipity kamu bisa import data kamu ke habari jadi kita tidak akan kehilangan, kenangan dan tulisan pada blog, habari adalah CMS yang keseratus kalinya saya mengenal CMS dan Wordpress adalah yang pertama, semuanya the best.
Comments
This article hasn't been commented yet.
Nama saya Abdul Adhim dan biasa di panggil Adhim, lahir '03 Des 1983 di Surabaya dan ber domisili di Manukan Tama D/48 - Surabaya - Jawa Timur. Riwayat pendidikan saya mulai kecil, sekolah di TK Delima kemudian berlanjut ke SD Muhammadiyah 14 - Surabaya dan di transfer ke Pondok Pesantren Langitan.


Add Comment